Lemot karena notebook ram onboard

Notebook RAM Onboard by Kompanesia.com. Dengan semakin berkembangnya dunia digital yang merambah ke seluruh sektor masyarakat baik dari Bisnisman, orang kantoran, pengusaha, mahasiswa, dan sampai pelajar mengakibatkan kebutuhan akan Notebook atau Laptop saat ini menjadi kebutuhan yang sangat wajib dimiliki. Apalagi kebutuhan akan mobilitas orang saat ini menjadikan notebook menjadi salah satu kebutuhan wajib selain smartphone.

Berbagai brand saat ini juga menawarkan berbagai macam produk untuk berbagai segmen kebutuhan, baik untuk style, performa, dan sampai yang benar-benar value, dari mulai yang low end sampi yang high end, dari yang murah sampai yang harganya menyamai harga mobil bekas. Maklum saja, karena kebutuhan pasar akan notebook memang sangat luas.

Dalam artikel kali ini, kita akan membahas untuk notebook yang bisa dikatakan mengutamakan style namun harga sangat terjangkau. Ini merupaka segmen yang paling banyak menjadi target pasar para brand atau produsen notebook karena banyak dari masyarakat Indonesia yang masih awam mengenai spek dan mengukur kebutuhan. Banyak dari pembeli yang lebih mengutamakan tampilan yang keren dan harga murah. Dan disinilah kesalahan pertama dimulai.

Kelemahan Notebook RAM Onboard

notebook ram onboard lemot
notebook ram onboard lemot

Kurangnya pengetahuan akan bagaimana kebutuhan minimal program saat ini, serta ketidakpagaman mereka mengenai spesifikasi komputer membuat banyak orang hanya terpaku pada 2 hal yaitu processor dan windows 10. Saat sales atau marketing memainkan rayuan mereka dengan mengatakan bahwa notebook ini sudah menggunakan processor bla bla bla dan sudah menggunakan Windows 10, maka kebanyaka orang akan mengira bahwa itu sudah cukup.

Padahal untuk sebuah notebook saat ini, ada spesifikasi lain yang lebih penting yang perlu diperhatikan yaitu memory atau RAM. RAM adalah komponen penting dalam sebuah notebook atau komputer yang akan sangat berpengaruh terhadap cepat atau lambatnya sebuat notebook. Semakin besar RAM otomatis akan semakin cepat kinerja sebuah notebook dan akan semakin tinggi performanya. Walaupun untuk urusan kecepatan bukan hanya tergantung oleh RAM, dimana processor dan medai penyimpanan (Storage/drive) juga tak kalah pentingnya.

Namun untuk processor tentu itu sudah kita ketahui dari awal, sedangkan untuk storage atau media penyimpanan juga dapat kita upgrade dikemudia waktu, tapi bagaimana dengan RAM? Disini kita harus berhati-hati dalam membeli sebuah notebook jika anda tidak ingin kecewa kemudian hari.

Jadi, entah karena alasan apa, saat ini banyak brand dan produsen notebook yang membuat notebook dengan sistem RAM Onboard. RAM Onboard artinya ram ini sudah tertanam langsung di mainbord sebuah notebook, dan tidak ada slot tambahan. Ada memang beberapa seri yang menyediakan slot tambahan, namun banyak juga yang tidak. Sekarang bayangkan jika notebook yang anda beli hanya memiliki RAM onboard sebesar 2GB, padahal untuk sebuah windows 10 sendiri minimun requiretmentnya adalah 4GB. Bisa dibayangkan bahwa notebook anda akan lemot bukan?

Mungkin saat anda membeli notebook anda tidak terasa lemot saat dicoba, tentu itu sangat wajar karena saat anda mencoba notebook baru pasti belum banyak aplikasi tambahan seperti office, anti virus, media player, belum aplikasi-aplikasi lain. Dan begitu anda sampai rumah, lalu anda mulai menginstall aplikasi kebutuhan anda, maka anda baru merasakan bahwa notebook anda sangat lemot. Dan celakanya saat anda berniat menambah kapasitas RAM anda, ternyata notebook anda tidak memiliki slot RAM tambahan dan hanya RAM onboard saja.

Apakah RAM onboard tidak bisa di upgrade? Tentu bisa, tapi anda harus ke servide center resmi dan tentu itu akan sangat mahal dibanding anda memiliki notebook yang memiliki slot RAM tambahan dan dapat di Upgrade sendiri. Selain harga RAM nya lebih murah, biaya pemasanganya juga sangat mudah dan murah.

Jadi, sebelum anda memutuskan untuk membeli sebuah notebook, tanyakan dan pastikan dulu ke penjual apakah RAM pada notebook tersebut menggunakan sistem onboard. Jika iya, tanyakan apakah ada slot tambahan. Jika ternyata notebook tersebut hanya memiliki sistem Ram onboard dan tidak memiliki slot RAM tambahan, maka sebaiknya pikirkan kembali sebelum anda kecewa. Kecuali memang RAM onboard bawaan notebook itu sudah besar misalnya 8GB, mungkin itu akan aman untuk jangka waktu lumayan panjang. Tapi jika hanya 2GB, maka saya tidak merekomendasikan untuk membelinya karena anda pasti akan kecewa kemudian hari.

, , , ,
Artikel Populer Lainya
Latest Posts from Kompanesia.com