makanan berlemak

Makanan Berlemak saat ini seperti menjadi momok yang menakutkan bagi banyak orang, banyak dari mereka yang menghindari dan anti jika melihat apalagi mengonsumsi makanan berlemak. Benarkah makanan berlemak itu selalu jahat? Apakah tubuh membutuhkan makanan berlemak? Mari kita coba pelajari lagi tentang apa itu yang dimaksud makanan berlemak.

Perlu diketahui bahwa tak selamanya makanan yang berlemak tinggi membawa efek buruk bagi kesehatan tubuh, bahkan jika kita mengonsumso makanan berlemak tinggi yang sehat maka akan banyak manfaat yang diperoleh bagi tubuh. Jadi bukan lemaknya yang salah, tapi jenis dari makanan berlemak itu yang harus kita ketahui lagi, bahwa memang ada makanan berlemak yang jahat dan ada makanan berlemak yang baik untuk tubuh.

Ada 3 jenis lemak yaitu lemak trans, lemak jenuh dan lemak tak jenuh. Dari ketiga jenis itu, hanya satu jenis yang baik untuk kesehatan tubuh kita dan baik untuk dikonsumsi yaitu lemak tak jenuh. Karena kita sudah mengetahui jenis lemak, maka kita akan pelajari lebih detail tentang perbedaan dan apa saja yang tergolong dalam 3 jenis lemak tersebut.

Lemak Trans

lemak trans
makanan mengandung lemak trans

Ada 2 jenis lemak trans atau trans fat, yaitu lemak trans alami dan buatan. Lemak trans alami seperti susu atau produk daging, sedangkan lemak trans buatan yaitu dihasilkan dari proses industri yang menambahkan hidrogen pada cairan minyak sayur sehingga menjadi lebih padat.

Mengapa lemak trans itu tidak baik? Jawabanya karena lemak trans dapat meningkatkan kolesterol jahat atau LDL sehingga dapat beresiko menyerang jantung. Selain itu lemak trans juga dapat menurunkan HDL atau kolesterol baik.

Makanan yang mengandung trans fat antara lain :

  • Makanan hasil bebakaran atau dipanggang
  • Cemilan
  • Gorengan
  • Makanan yang didinginkan
  • Margarin
  • krimer

Lemak Jenuh

makan berLemak Jenuh
makan berLemak Jenuh

Lemak jenuh sering disebut juga sebagai lemak jahat, karena lemak jenis inilah yang sangat membahayakan kesehatan tubuh. Resiko penyakit yang paling sering dialami karena lemak jahat adalah kolesterol, tekanan darah tinggi, serangan jantung dan stroke.

Seperti apakah lemak jenuh itu? Lemak jenuh adalah makanan yang biasanya berasal dari hewan, yang kebanyakan orang menyebutnya “Gajih”. Memang untuk beberapa olahan masakan seperti sop, kuah bakso, kuah soto, dan olahan masakan lain akan lebih nikmat dan beraroma jika dicampur dengan gajih, tapi coba pikirkan juga tentang dampak buruknya yang harus kita waspadai.

Selain gajih, berikut daftar makana yang banyak mengandung lemak jenuh :

  • Jeroan ( usus, ati, rempela )
  • Mentega
  • Minyak terhidrogenasi
  • Keju
  • Lemak hewan
  • Daging babi
  • Daging olahan seperti sosis dan naget.
  • Mayones
  • Susu
  • Gorengan

Tentu masih banyak lagi makanan yang mengandung lemak jenuh, apalagi jenis makanan olahan yang berasal dari daging, susu dan roti. Jadi harus selalu waspada untuk membatasi dan mengontrol asupan makanan yang banyak mengandung lemak jenuh ini demi kesehatan.

Lemak tak Jenuh

makanan berlemak tak jenuh
makanan berlemak tak jenuh

Lemak tak jenuh adalah jenis lemak yang baik dan bahkan dibutuhkan oleh tubuh untuk menjaga kesehatan. Lemak tak jenuh sendiri terbagi menjadi 2 yaitu lemak tunggal dan lemak ganda. Lemak tunggal sering dijumpai pada makanan yang mengandung omega 3 dan omega 6 seperti ikan salmon dan kacang kedelai.

Jika lemak jenuh sebisa mungkin harus kita hindari untuk dikonsumsi, maka lemak tak jenuh ini justru sangat baik untuk dikonsumsi karena mampu menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Makanan yang mengandung lemak tak jenuh antara lain :

  • Alpukat
  • Minyak zaitun
  • Ikan salmon
  • Kacang Kenari
  • Biji – bijian

Setalah mengetahui jenis-jenis lemak ini, sekarang seharusnya kita bisa lebih bijak untuk memilih dan memilah mana lemak yang baik dan yang buruk, mana lemak yang harus dihindari dan yang harus dikonsumsi. Dan mulai sekarang kita juga tahu bahwa tidak semua lemak itu jahat, ada lemak yang baik untuk kesehatan juga.

Lalu bagaimana dengan makanan seperti bakso, rawon, steak dan sate? Tentu sangat mustahil bagi kita untuk dapat menghindari makanan yang kerap kita jumpai itu dan sangat nikmat rasanya. Tentu anda boleh makan makanan tersebut, dengan catatan bahwa makanan seperti bakso itu menggunakan daging yang baik, bukan gajih. Selain itu anda juga harus rajin berolahraga dan mengimbanginya dengan makan buah, sayur dan air putih yang bayak.

, , , ,
Latest Posts from Kompanesia.com