Mencukur Rambut Bayi

Selam sehat buat Bunda dan Bayi. Kali ini kita akan membahas lebih detail tentang Mencukur Rambut pada Bayi. Tentu tidak semuanya setuju, tentu masing-masing memiliki pedoman dan pendapat masing-masing, tapi setidaknya kita akan membahas mengenai cukur rambut bayi ini dari beberapa aspek baik medis, Budaya dan Agama.

Mencukur Rambut Bayi : Wajib, Penting atau Tidak Perlu ?

Rambut memang ibarat mahkota, semua orang tua pastinya ingin anaknya memiliki rambut yang tebal dan sehat. Lalu mengapa kita harus mencukur rambut bayi? Sebenarnya semua ini kembali kepada diri kita masing-masing, karena mencukur rambut bayi ini dipengaruhi oleh pola piker Budaya dan Agama, bukan hanya medis.

Kalau dari sisi medis, rambut bisa diibaratkan kulit, dimana factor genetik sangat menentukan. Ada bayi yang saat lahir berkulit putih, namun tanpa diberi apapun ketika beranjak kulitnya menjadi lebih gelap, atau sebaliknya. Begitupun dengan rambut, ada yang ketika lahir terlihat sedikit, tipis dan kriting tapi begitu besar rambutnya berubah menjadi tebal dan lurus tanpa di cukur.

Mencukur rambut bayi
Mencukur rambut bayi

Lalu kenapa banyak orang tua tetap memilih mencukur rambut bayi? Jawabanya karena mereka memiliki tradisi budaya dan perintah Agama. Selain tidak melanggar sisi media, mencukur rambut menurut tradisi dan Agama banyak sekali manfaatnya.

Manfaat Mencukur Rambut Bayi

  • Menghilangkan lemak yang menempel

Saat masih dalam kandungan tubuh bayi pasti bercampur dengan berbagai macam zat dalam tubuh Ibunda, termasuk banyak yang menempel di rambut. Maka untuk membersihkan lemak dan zat lain akan lebih baik jika rambut bayi di cukur.

  • Memudahkan perawatan kulit secara menyeluruh

Dengan kepala yang botak tanpa rambut akan memudahkan Bunda untuk melihat lebih detail seluruh kulit pada Bayi, tak terkecuali yang berada dikepala. Dengan mencukur rambut bayi maka ibu akan lebih bisa mengamati dan merawat kulit si bayi.

  • Memudahkan Bunda untuk memperhatikan kepala bayi dengan lebih baik

Jika bayi kita memiliki rambut yang tebal, tentunya itu menyulitkan Bunda untuk bisa lebih tahu tentang bentuk dari kepala bayi. Padahal memperhatikan kepala bayi sangatlah penting, terutama jangan sampai kepala bayi peyang atau tidak simetris.

Baca Juga : 12 Cara Merawat Bayi, Mitos atau Fakta?

  • Membuang balak atau sesuatu yang buruk

Dari sisi tradisi dan Agama, mencukur rambut bayi diyakini sebagai simbol untuk membuang balak, roh jahat atau hal-hal buruk dari diri si Bayi. Maka dengan mencukur rambut bayi diharapkan bayi dapat tumbuh dengan semakin sehat dan pintar.

  • Diyakini semakin membuat rambut lebih cepet tebal

Antara mitos atau fakta tapi banyak yang meyakini bahwa mencukur rambut bayi dapat mempercepat pertumbuhan rambut sehingga menjadi lebih lebat dan tebal. Terutama bagi bagi yang lahir dengan rambut yang sedikit, maka banyak yang menyarankan untuk dicukur beberapa kali.

Baca Juga : Pentingnya Bedong Bayi dengan Cara dan Waktu yang Tepat.

Doa Sebelum Mencukur Rambut Bayi

Apapun yang akan kita lakukan sebaiknya selalu diawali dengan Doa, termasuk dalam proses pencukuran rambut bayi. Karena tujuan yang baik dan didukung dengan doa maka pasti akan menghasilkan sesuatu yang baik. Untuk Doa nya sendiri tentu kembali kepada Agama kita masing-masing, karena setiap Agama pasti berbeda Doa dan caranya. Dan kami yakin Bunda lebih mengerti tentang Doa ini. Serahkan ke Ayah untuk masalah Doa ini.

Waktu yang Tepat Mencukur Rambut Bayi

Masalah waktu ini sangat erat hubunganya dengan tradisi budaya adat sekitar  dan Agama, ada yang meyakini pada usia 7 Hari, 36 Hari atau sepasar dalam bahasa jawa, ada yang 40 hari dan ada yang menunggu 6 bulan. Jadi masalah waktu tidak ada kata yang paling tepat tentang kapannya, semua tergantung kesempatan dan kemantapan dari masing-masing orang tua.

Usahakan mencukur bayi saat bayi sedang tidur pulas, karena saat bayi tidur maka kepala lebih tenang dan tidak bergerak-gerak sehingga meminimalisir resiko.

Baca Juga : Pemakaian Gurita pada Bayi, Menghangatkan atau Menyiksa?

Siapa saja yang Boleh Mencukur Rambut Bayi

Siapa saja boleh mencukur rambut bayi, syaratnya dia berani dan memiliki pengalaman pernah mencukur rambut bayi. Mencukur bayi membutuhkan ketenangan dan ketapatan dalam penekanan pisau yang digunakan untuk memotong, jangan sampai terlalu menekan sehingga bisa melukai kepala bayi. Kalau di desa-desa biayanya mencukur bayi ini dilakukan oleh tukang pijit khusu bayi karena lebih berpengalaman. Tapi bagi Bunda yang ingin mencukur rambut bayinya sendiri, silahkan mencoba tapi harus tenang dan hati-hati.

Alat untuk Mencukur Rambut Bayi

Sekarang sudah banyak dijual alat cukur rambut khusus bayi, anda bisa membelinya di toko perlengkapan bayi atau online shop. Tapi jika dirasa mahal, anda bisa menggunakan alat kerok kumis yang biasa digunakan orang dewasa. Yang terpenting anda harus menggunakan alat yang baru yang benar-benar steril dan jangan bekas digunakan oleh orang lain.

Baca Juga: Bedak Bayi, Gunakan atau Tinggalkan!

Cara Mencukur Rambut Bayi

Cara mencukur rambut bayi sama halnya dengan mengerok kumis atau jenggot orang dewasa. Perhatikan arahnya, bentuk kepala nya dan tekananya. Sebelumnya anda perlu membahasi rambut bayi anda dahulu supaya rambut bayi tidak terbang dan mengenai mata atau masuk ke mulut bayi. Lakukan dengan tenan namun pasti sampai rambut bayi anda tercukur semua.

Selamat mencukur rambut bayinya ya Bunda, jangan lewatkan kesempatan bisa mencukur rambut bayi anda. Karena itu sangat berkesan.

, , , , , ,
Artikel Populer Lainya
Latest Posts from Kompanesia.com